Thursday, October 06, 2011

ADA APA DENGAN TIMELINE ??

15 Juni 2011 on twitter...


#nomention kami di antara timeline follower kami...


Rinduku rindunya di Timeline...

mencintaimu adalah rahasiaku, yang tak diketahui kamu, yang dimengerti rindu.
bahkan di bawah matamu saja kutemukan teduh. menenangkan riuh rindu paling gaduh, yang lama nyerinya mengaduh.

~ Beri aku riuh rindu paling gaduh agar dapat tanganku menuliskan keluhmu menjadi syair yang membasuh luka batinmu.

lalu kau diam. bagaimana aku membalas tatap tajammu? aku gemetar, peluklah biar suaraku tak tercekat. dan rinduku hangat.
di detak jantungku. di denyut nadiku. di sanalah aku menempatkan riuh rindu. usap dadaku, dan bilalah luka maka akan terbasuh sirna.

~ Desir nadiku melaju meski di sengat sepi, bentangkan dadamu ingin ku dengar riuh rindumu dari lubuk nurani.

dan entah aku menamaimu siapa. kusebut saja cinta. atau rindu?
aku sudah merebah, supaya degubku kau dengar dengan mudah. di sanalah. tepat di sana, rindu meriuh. dan sepimu akan segera gaduh.

~ Jelas degupmu begitu terasa menyeruak ke bilik jantung, inikah yang kau sebut rindu , gaduh.. begitu menggebu.

kepadamu, yang kusebut rindu. mengertilah, aku mencintaimu. bolehkah aku merebahkan jemari dirimbunnya aksaramu?
benarlah ini rindu , di bilik-bilik jantungku mengalirkan merah yang kamu. mendegub gebu paling sumringah, yang menyeruak sesak tanpa pilu.

Bermanjalah di dekapku, sebelum aku mendekap aksara untuk mengisi kekosongan rinduku.

~ Adalah aku yang bersembunyi di balik kertas putih, menawan rindu di antara aksara sentuhan jemarimu.

karena sesungguhnya aksara itu adalah kamu, rindu . jemari menuntunku untuk merebahkanmu, dan kertas putih itu adalah aku, yang kosong.

~ Aku masih kenal sentuhanmu yang dulu saat kau sampaikan rindu lewat jemarimu yang menari di dadaku.

begitukah rindu melekat di dadamu? begitupun aku. ia melekat. erat. di pelupuk mataku. menjadi bening paling hening, setelah pergimu.

Inilah rindu yang ku pupuk di dadaku, mungkin kau perlu waktu untuk mengundangku dalam pelukmu.

tidak. tersebab rindu hanya membutuhkan anggukmu. menunggu setujumu, dan kita sama-sama merawatnya dalam dekap tanpa masa yang menyekap.
Aku sedang berbincang dengan rinduku. Maka inilah malam yang akan senantiasa menjadi kenang tanpa kepiluan.

~ Adakah rindu lain yang bersemayam di hatimu? Pastikah kita merawatnya hingga lebat berbuah ? Bimbang aku melangkah dalam gelisah.

Kukatakan, takkan pernah ada sesiapapun, kecuali kamu. Buah-buah itu akan menjadi anak-anak rindu yang mencipta tabah saat kita resah.

~ rinduku hilang ntah kemana :(

jika rindumu itu aku, maka di sinilah aku menetap. dalam hening doa yang tak terucap. tepat di sepi yg membekap. kau cari saja aku.

Setiap malam dengan sunyi airmata ku haturkan sebuah do’a , agar rindu ini tetap milik kita, selamanya.

Akan menjadi selamanya, jika rindu menetapkan masa sebagai kita, sebagai cinta yang diteguhkan semesta.
aku bahkan sudah menulis rindu dalam kertasku. sebelum aksaranya membaur dan hilang terlupa jemari yang beku.

17 Juni 2011..on twitter

itu kamu. selalu dalam putaran waktuku.
adalah kepingan rasa yang terbentur jarak untuk bertemu, atau hanya sekedar menyapamu.
musnahlah segala . ketika jemariku jemarimu bertaut. jarak sudah kita luluhkan dengan segumpal langkah dalam waktu.
masih di sinilah aku. menghitung debar-debar atas namamu. sekaligus waktu  ,dan aku masih baik untukmu.
kau harus yakini hati sendirimu dulu, mengenaiku. mungkin kita sudah menyatu, tapi rasa masih berjalan berliku, belum menemuimu.

~ Bukan sebab keraguanku merindumu hanya saja tak mudah menyusuri belantara matamu, untuk ku tau bahwa  itu adalah aku.

aku tak meragu atas  mu. tetapi tentang aku sendiri. sebab aku tak pernah mau, indahmu sirna hanya karena kesalahanku.

~ Kiraku tidaklah percuma aku mengenalimu lewat aksara yang bernamakan  , ku yakinkan nuraniku bahwa rinduku tak salah berlabuh padamu.

Jika memang demikian, maka lempar jangkarmu dan labuhkan  tepat di dermagaku. Biarkan aksara mjdi tukang kayu yg memperbaiki perahumu.

~ Maka ku biarkan kau menunggu, mungkin bukan sekedar dalam aksara tapi di dermaga, tempat kapalmu melabuhkan .

karena di situ tempatku, sembari bermain dengan kecil riak ombak. aku menantimu untuk menulis  di pasirku.

~ Dan saat itu juga erat jemarimu menggandengku sambil ku tulis namamu di hamparan pasir pantai biru. Kita saling memeluk .

dan kita duduk tepat di lingkaran pasir, namamu namaku.  saling memeluk, ombak beriak selayaknya mengangguk.

~ Di lingkaran pasir kau kecup pelan keningku,pada hangat pelukmu aku selalu kembali membuat beberapa syair  , buatku selalu ingin temu.

Kau tulis saja syairmu di dadaku. Saat nanti laut memisahkan, biar  membacanya sebagai detak.

~ Di tengah debur bahagia ku tuliskan syair di dadamu yang lapang, tempat ku mendekap  , di bahumu.

Tulis sesukamu. Ajak jemarimu menari-nari menulis . dan ijinkan aku mengiringi dengan degubku. Lalu aku mendekapmu setelah itu.

~ Setelah kau peluk aku, maukah lagi kau merayakan  ? Sebab hatiku sudah terbentur lama ke wajahmu.

apa perlu kusertakan gemintang? sebab perayaan sesungguhnya adalah kamu. pun kecup hingga pagut adalah pesta pertemuan. jamuan.

telah membuat lidah kita liar berdansa, saling memagut mesra. Inikah jamuan pesta antara pertemuan kita.

liar sampai bintang malu-malu menatap kita.  ini memabukkan. dan aku tak ingin jamuan ini habis, atau aku akan menangis.

~ Mungkin lebih baik kau menangis agar ku tau kau benar menyayangiku. Buat matahari dan bintang menyatu dalam satu .

maka ijinkan di dadamu, di pelukmu tumpah tetes airmata. sebentar saja. dekap, supaya hanya kau yang tau.  akan membuat semua satu.
dalam lubuk hati, #rindu abadi. maka ijinkan jemari menulisnya dengan denyut nadi sebagai puisi.

begitulah rindu yang ku simpan di ingatan...
salam untukmu .. @dzdiazz


-never end-

Wednesday, October 05, 2011

PERKENALAN

Meski telat nulis di #15harimenulisdiblog dan ga sempat dishare.. @hurufkecil , gpplah.. sekedar menjadi catatam di gubuk sederhana ini..

Perkenalan, tema ke #3 di #15harimenulisdiblog

Tak kenal maka tak sayang, sudah disayang malah ditendang... (-_-)

Kisah ini di ambil dari kehidupan gue dan temen gue sebut saja namanya Aya.

"pokoknya gue benciii cowook ituu!!! benci!!! benciii!!! hiks hiks.."
"Ayaaa.., udah ahh ga usah nangis.. yah" ucap gue coba menenangkan

Aya, ya.. namanya Aya, dia sahabat baik gue. Siapa yang ga kenal sosok Aya di sekolah? gadis caantik, kaya dan populer itu kini sedang murung karna lelaki itu, lelaki yang di temuinya dengan tidak sengaja di sebuah toko buku.

"Ini punya gue!! gue duluan yang liat!"
"Tapi gue duluan yang pegang! balikin ga tu buku! siniih!!" teriak lelaki itu sambil mencoba merebut buku dari tangan Aya.
"Ga mauu!! gue duluaann!!"
"Guaaa!!"
"Gueee!!"
"Guaaah aarrggh lu cewe reseee!!" sentak cowok itu kesal

Berawal dari pertengkan itu..

"Akhinya gue ngalah deh sye sama dia, bete banget kan gue, emang dasar tu cowok rese!" curhat Aya.
"Ya udahlah, lo kan bisa cari di toko buku lain" ucap gue kalem

*******

"Hallo, Sye temeniin gue ke toko buku yah besok siang.. gue jemput,okey?"
"Sory ay.. gue ga bisa... "
"yaaah.. kenapa??"
"ng...gue ada janji.."
"hhmm.. yaudah deehh..."

Dengan berat hati, Aya pergi sendiri. Di sebuah cafe Aya duduk manis dan tiba-tiba....

"Hi, nih buat lo" ucap lelaki itu kepada Aya
"Elo? ga usah! makasih!" Aya menjawab jutek.
Lalu lelaki yang di temuinya di toko buku itu duduk di depan Aya, dan menatap dalam-dalam wajah Aya yang saat itu terlihat masih sangat kesal.
"Lo ngapain malah duduk di sini??" tanya Aya
"Gue Arya" lelaki itu menyodorkan tangan, mengajak Aya bersalaman.
"Basi deh bahasa lo! udah ah gue ga mau di ganggu."
"Gua cuma mau minta maaf, lo denger dulu penjelasan gua kenapa kemarin gua ngotot banget pengen buku itu"
"gue ga mau tau, udah males" ucapnya memalingkan wajah
"Okey, kalo lo ga mau denger penjelasan gua, gua harus gimana agar lo ga kesel lagi, ga cemberut terus kaya sekarang ini?" suara Arya mulai merendah, mencoba mengalah.
"Lo teriak disini, bilang kalo lo tu GILA!" Tantang Aya
"Oke!! Heyy semua yang ada di siniii, liat guaa.. liaatt.. gua mau bilaaang kalo gua tergila-gila sama ceweee iniiiii" Teriak Arya sambil menunjuk Aya dan berlutut di hadapannya.
"Beneraaaan GILA lo yah" Dengan langkah cepat Aya meninggalkan kafe dan menarik lelaki itu keluar
"Impas kan??" Arya tertawa kecil
"Maksud lo apa sih? mau buat malu gue di depan umum?okeey gue udah maafin lo dan gue udah lupain kejadian itu. Puas kan? Aya berlari, berlalu pergi.

*****

"Demi apaaa coba Sye, gue bisa ketemu dia lagi!!!" curhat Aya (lagi)
"Gue jadi penasaran ama tu cowo, kaya apa siih??" tanya gue
"Anakny asii ganteng, tinggi, yaaaah lebih dari lumayanlah.., dan gue mau jujur sama lo Sye.."
"Jujur kenapa??"
"Gue suka, ya suka gayanya doank siih.. dikit.., dikit ko Sye.. dikit" Aya senyum-senyum sendiri

*****

Dua minggu berlalu, setiap harinya gue tak ayal jadi pendengar setia Aya yang curhat tentang sosok Arya yang sekarang resmi menjadi pacarnya.

Namun sampai saat ini, gue ga pernah ketemu Arya bahkan untuk tahu wajah dia dari foto pun gue belum pernah, hingga suatu hari dua bulan sudah hubungan mereka,....

Tanpa sengaja... saat gue ke rumah Aya untuk sekedar main, Akhirnya gue bertemu dengan sosok lelaki yang amat di puja dan disayang Aya, yang selama ini gue ga tau siapa dia, dan ternyata dia... adalah Hendry yang waktu itu dia adalah orang yang gue sayang.
Kagett??? ya.. memang gue kaget.. Arya adalah Hendry, lelaki yang pernah gue sayang ini ternyata ..ah sudahlah....

begitu kisah dari perkenalan Aya... yang berujung menusuk jantung saya.

-END-

Saturday, October 01, 2011

MALAM MINGGU DI KUBURAN

Ini gue - Risye- yang ingin menceritakan sesuatu yang tak di inginkan.

Cerita ini di ambil dari ingatan gue yang belum sempat di tuliskan.. ok guys cekidot!

Hari sabtu, adalah hari dimana gue sibuk dengan segudang matakuliah beserta tugas-tugasnya..
Bergaya sok sibuk bulak balik keperpus diskusi sana sini sama kakak kelas yah maklumlah waktu itu gue masih semester 4 yang semangat kuliahnya masih membara gitu deeehh.. (ca'elaah bahasanyee membara haha)
Setelah kelamaan ngadem di perpus, tiba-tiba ada seseorang yang menutup kedua mata gue dari belakang
" duuuh siapa sii niihh.." kata gue sambil berusaha meraba wajah dibelakang.
" ayoo tebak, gue bawa siapa??"
dari suaranya sih gue kenal " aaahh lea.. lepasin gaak!!!"
" Taaaraaaa... "
Sesuatu yang buat gue shock..
" lo ngapain bawa dia kemarii siih hah??" bisik gue rada kesal ke Lea
"emang salah yah.., dia itu nyariin lo dari tadi tauu katanya mau ngajak lo ngedate gitu deh ntar malem" kata Lea sambil mencubit pinggang gue.
" e taaa taapii..."
" udah yah gue tinggal.. daaah dadahh.., sukses broo!!" ujarnya ke sosok pria tinggi itu

Jujur sii cowok itu memang tampan e tapi masalahnya itu cowok adalah gebetan kakak kelas yang selama ini sering gue ajak diskusi perihal matakuliah gue, nah gimana kalo lo ada di posisi gue?? hhmm bingung kan?

" Haii.. " sapa pria itu
"Hai juga" jawab gue datar
"Masih banyak yah tugasnya?" (nanyanya kalem bangeet chyiinn)
"iya nih kak, lumayan..masih banyak tapi gpp ko, ada apa yah kakak cari aku?" tanya gue pura-pura polos
" Akuu... akuu. mau ajak kamuu..."
"maaf sebentar ya kak,.. mamah telfon, ya maah hallo.., aku masih di kampus ada tugas yang harus di selesaikan mungkin pulangnya rada maleman"
"jangan malem-malem.. awas yah pulang kuliah jangan main.. langsung pulang ke rumah.. atau telfon mamah biar nanti papah yang jemput, jangan lupa makan.. awas magg-nya kambuh..inget yah langsung pulang kalau tugasnya sudah selesai....yaudah hati-hati ya sayaang ing....tuuut..tut..tuut.." (hhhff akhirnya putus juga,pilihan tepat untuk memencet tombol reject) so sory mom

" sampai dimana tadi??" aku berusaha mengingatkan pembicaraannya yang terpotong
" Aku mau ajak kamu pergi malam ini, bisa kan?" (dia nanya masih dengan nada kalem)
"kemana???" tanya gue pengen tau
"hhhmmm...."

******

Sekarang gue dan pria itu sudah ada di suatu tempat dimana kebanyakan orang ga ada yang tau..
tempatnya sepi, ada lampu meski remang-remang lumayanlah buat nerangin jalan.. sepertinya kalau pagi di sini sejuk..tapi sayang kalau malam koo.. hmmm

"ko kita ke tempat kayak begini yah kak?"
"Aku mau kasih tau kamu ke seseorang" ujarnya dengan raut misterius..

"Nah sekarang kamu tutup mata yah" katanya sambil menuntun tangan gue
"Apaan sih pake tutup-tutupan segala.. kamu ga bakal macem-macem kan kak?" (sumpah saat itu gue takut bgt)

Setelah memasuki gerbang...,
"udah sampe deeehh..nah sekarang boleh buka matanya" nada riang itu terdengar jelas

OOO EEM JII..
lo tau dia bawa gue ke mana???
ke makam ibunya yang baru aja meninggal tiga bulan lalu..
Anjriiiiitt gimana gue ga schock, malam-malam berdua di tengah-tengah kuburan di bawah pohon-pohon gede..dan dia bawa gue kesitu adalah hanya untuk ngenalin gue ke almarhumah ibunya..
whaattt?? Was not this something crazy?

gila ajah.. ni anak psikopat apa apa siihh?? hadoooohh

"Aku sayang sama kamu sye, aku mau jenguk ibu di sini dan lihat kita punya hubungan manis" ucapnya dengan muka sendu
ya gue tau lo sayang sama gue, tapi gag bawa gue kesini malem-malem gini juga kalee..lagian kapan juga juga lo nembak gue? siapa juga yang nerima lo jadi pacar gue hah (ini gue ngomog dalam hatii lo..sambil ngeliat sekitar..asli gue merinding)

"udah yah.. kita pulang aja yuuuukk..duh ckckck" gerutu gue

akhirnya gue diater pulang, gag sampe rumah siih, karna bakal ribet ceritanya kalau ampe ketauan mama.

Sampai rumah gue masih yang ga percaya gitu..,ko bisa yah cowok cool, cerdas, dan alim kaya dia itu ngelakuin hal kayak tadii?? hmm menurut lo kenapa guys??
apa karna rasa kehilangan ibunya itu terlalu dalam kali yaahh...?? hhmm..

Sejak kejadian itu gue ga deket lagi sama kakak kelas itu..dan ogah pergi malam mingguan (lagi)

and than...

TAMAT deeechh..

sampai ketemu di #15harimenulisdiblog dengan tema selanjutnya..



I'M BACK BLOGGY..!!

Hai hai semua..
Salam buat siapa saja yang merindukan keberadaan saya di sini.. haha.. (ngarep)

Setelah sekian lamanya gue tengkurep, akhirnya dikesempatan kali ini gue bangkit !! (pegel bo tengkurep terus..! hehe..

Dengan adanya #15harimenulisdiblog , hal ini mengguyah hati gue untuk nulis kembali yaah meski telat sehari.. dengan tema 'ciuman pertama' iseng-iseng bolehlah gue.. ikut nimbrung di tema-tema selanjutnya xixi

Thanks to @hurufkecil .. Dahsyat!!!

Friday, March 11, 2011

THE MAGIC CAMERA Part 1

Lewat tengah malam usai pulang dari sebuah kafe, dua mobil keren berpacu sangat cepat dalam kegelapan malam. Dua mobil itu saling menyalip, berusaha untuk saling mendahului.

"Terus kaa tancaaap..!! Ayo semangat!! Jangan sampe kalaahh..ka!!" Seru gw menyemangati Althaf di mobil pertama. Altaf menambah kecepatannya sambil tersenyum tipis, puas karna dia berhasil memimpin jalan.

" Thaf...thaf..udah thaf jangan di tambah lagi kecepatnyan, ga usah ngebut..!! Ucap pria berkacamata hitam itu gugup dengan muka sawan, ya..dia adalah fiezler duduk di depan, di samping Althaf sedang gw duduk dibelakangnya sambil terus memanasi Althaf.

Di mobil belakang, Refhan terus berusaha mengambil alih jalan, sambil mencari peluang berharap bisa menyalip mobil Althaf. "Ayo mas balaaap mereka...!!" Ujar secillia yang duduk di sampingnya greget.
Refhan mengambil jalan tengah...sesekali geser ke kanan dan ke kiri taktik mengecoh Althaf.
"Ayo kaaa...jangan sampe terkecoh" kata gw sambil nengok ke belakang, memantau Refhan. Althaf melirik spion tengah... Dan masih mempertahankan posisinya di depan..,namuuun...APA YANG TERJADI PEMIRSA DAN DAN DAN OoooW TERNYATA..
Refhan berhasil menyalip daaan Wuuuuussshhh.... Dia melesat sangat cepaat dan meninggalkan mobil Althaf jauh di belakang.

"Yaaaaahh kakaaaa....!! Masa kita kalah lagi sih??? Balap lagi kaa!!" Gerutu gw.
"Sial.., siap-siap semua pegangaaan!!!" Althaf tancap gas, dengan roman kesal.
"Thaf...thaf nyebut thaf...sadar lo...turunin ga tuh kecepatannya!!!" Pinta Fiezhller maksa.
"Duuuuuuggg..."
"Adaaaww...!!!" Keluh Fiezhller yang kepalanya terbentur jendela samping mobil.
"Tau gini mending gw ikut si Mike tadi balik ke apartemen..!! Ugh!! Omel Fiezhller sambil mengelus kepala.
Hahahaha...dalam hati gw ketawa geli, ternyata yang biasa keliatan cool, lucu juga kalo lagi sawan ketakutan, mukanya pucet banget.

"Ga bisa guys..!! Lo harus nginep dirumah gw, ada yang mau gw ceritain" kata Althaf sambil mengurangi kecepatan mobil, dan perlahan mobil berjalan santai sampai tiba di rumah.

****

Hari ini gw bangun pagi-pagi buta.. Selain Mengingat ada kuliah pagi hari ini juga gw ada janji sama Mike cari kado untuk Althaf karena lusa adalah hari ulang tahunnya.
Ga butuh waktu lama cukup dengan 20 menit gw siap berangkat. Sambil menuruni tangga sekolebat melihat ke bawah tepatnya ke arah meja makan, disana sudah ada Fiezhller yang selalu terlihat cool sedang mengoleskan selai pada rotinya. " Selamat Pagi ka Fiezh..," sapa gw sambil menggeser bangku dan duduk.
"Pagi" ketusnya tanpa menengok ke arah gw.
Ga lama kemudian
"Eh tuben kamu jam segini udah rapi??" Gw kenal dari suaranya. Althaf merangkul gw dari belakang dan mengecup kening gw seraya berkata "Pagi jeleek...."
"Pagi.." Jawab gw ringan.
"Hari ini kamu ada kuliah pagi ya? Pulangnya mau aku jemput ga?" Kata Althaf
" Nggak,ah. Ga usah. Aku ada janji sama Mike selesai jam kuliah, hari ini juga dia mau jemput aku."

Tiiin tiiinn.... Tiba-tiba terdengar suara klakson mobil. "Kayanya itu Mike deh" Althaf coba menebak
"Ya udahlah, aku duluan ya. Assalamu'alaikum." Ujar gw segera pamit

"Hi..cantik, berhasil juga lo bangun pagi!!" Goda Mike sambil membukakan pintu mobil untuk gw.
"Sial.. Lo! Emang gw separah apa!!" Kata gw sambil menjewer kupingnya.
"Aduuh.., udah buruan masuk!" Seru Mike.

"Eh abang gw jadi semalem nginep di rumah lo?" Tanya Mike sesekali sambil mengemudi.
"Jadi, emang kenapa?" Gw nanya balik
"Engga, nanya aja.. Gimana? dy udah nembak lo belom?"
"Nembak gue?? Ngaco lo ah!! Udah deh gak usah bahas itu!" Pinta gw ke Mike.
(Nembak cewe? Orang super jutek arogan kaya dia emang bisa romantis nembak cewe? Iyuuuh ga mungkin deh kayanya) gerutu gw dalam hati.
"Abang gw tu suka sama lo Ver, lo juga suka kan sama dia? Secara geto adenya aja udah keren gini." ujar Mike sok belaga cool
"Eh eh nanti sekalian aja kita ajak Yazh sama Reyna cari kado, nanti pulang kuliah" gw coba mengalihkan pembicaraan
"Hhhfff...cape gw ngomong sama lo."Kata Mike rada kesal

Beberapa jam kemudian jam kuliah pun usai.
Dari sudut kantin terlihat Yazh dikelilingi cewe-cewe cantik, Yazh tebar pesona dengan sesekali senyum sana senyum sini.
"Yaaaazh.." Panggil gw sambil melambai tangan.
"Oke deh cantik, kayanya gw harus caw dulu nih, sampai ketemu besok ya" pamit Yazh pada beberapa fans nya.

"Sibuk terus ya lo sama segudang fans lo tuh!! Reyna mana?" Tanya gw
"Dia pulang duluan tadi, bilangnya sih mau ke salon." Jawabnya masih sempet dadah dadah sama cewe-cewe.
"Sob gw duluan ya, Reyna telfon nih minta di jemput, sorry Ver gw ga bisa temenin lo." Seru Yazh setelah terima telfon
"Okey, ya biar Mike yang temenin gw cari kado." Ujar gw datar

Sore itu awan yang biasanya ceria terlihat cemberut. Rupanya awan putih itu tengah berempati dengan suasana hati gw yang masih saja dirundung rasa penasaran dengan apa yang Mike bilang tadi pagi.
Tiba-tiba.. BB gw berdering telfon masuk dari nomor yang ga gw kenal

"Hallo.."
"Ya.. Halo, dengan siapa ini?"
"Aku Aleyna"
"Aleyna??" Fikir gw mencoba mengingat
"Aku mau ketemu kamu, ada yang ingin aku titipkan" suara itu masih lembut sama seperti dulu
"Ng...ng.. Boleh, kapan?"
"Besok, ditaman kota ya"
"Oke"
"Terimakasih, sampai ketemu besok. Bye"
"Bye"

"Siapa Ver?" Tanya Mike
"Aleyna..,ya Aleyna. Dia mantan Althaf"
"Eh iya Mike, malam ini lo nginep aja di rumah gw" ajak gw pada Mike
"Emang bokap nyokap lo belom balik dari New York?"Tanya Mike
"Belum, mungkin lusa dihari Ultah Althaf."
"Boleh deh, eh by the way Abang gw masih disana ga yah? Udah dua hari tu anak ga balik ke aparteman"ujarnya rada khawatir

Malam itu di rumah besar berstektur campuran klasik spanyol terlihat ramai oleh sebagian besar teman-teman Althaf.
"Selamat malam Verly..." Sapa Jane yang kemarin baru saja pulang dari scotland.
"Hai.. Malam" ucap gw senyum manis

"Aduuuhh .. Siapa nih" dari belakang ada yang menutup mata gw dengan kedua tangannya dan mendekap gw ke tubuh mungilnya.
"Siaaapa yaa?.. Ka secillia yah? Tebak gw,
"Hahaa.." Secillia tak kuat menahan tawa.
"Dari mana siih.. Tumben pulang kuliah ko malem banget?" Tanya secillia dengan tangan sedikit menggelitiki pinggang gw "Ayo ngaku dari mana?? Abis kencan yah?" Tuduh secillia
"Engga!! Enak ajah" bantah gw
"O iya yah pangeran Fiezhller nya kan ada di sini ya.." Dy coba menggoda gw.
"Apa sih ka Sill suka eror deh!" Kata gw cuek menuju balkon atas tepatnya didepan kamar gw.

Untuk beberapa saat gw menikmati udara malam. Di temani bulan purnama dan taburan bintang malam. Gw pejamkan mata dan berusaha untuk merasakan udara yang gw hirup. Tapi, kok seperti ada dinding di depan gw karena udara yang gw hembuskan memantul balik ke wajah gw. Gw melengos.
"Ko sendirian?" Tanya Fiezhller berusaha basa-basi
"Engga kok. Di temani bulan bintang yang baik dan nggak ngerecokin aku," jawab gw asal.
"Suka ice cream kan?" Tawarnya. Dan gw pun hanya mengangguk. Dia menghilang ke dalam sebentar sebelum akhirnya kembali dengan dua mangkok kecil ice cream coklat. Hhhmmm yummy.. Gw menelan ludah hanya dengan menatapnya. Tapi anehnya, ice cream itu ko ga juga berpindah posisi ke tangan gw, di biarkannya tetap di atas telapaknya. Gw menatap mata Fiezhller dan selera gw terhadap ice cream itu pun lenyap. Dia memang sengaja menggoda gw. Gw membalikkan badan dan gw tinggal dy di balkon sendirian.
"Hey..masa gitu aja ngambek," katanya dengan mata berkilat jenaka dan bibir tersenyum.
Tumben ni orang ramah ke gue malam ini (kata gw dalam hati)
Dan tiba-tiba "Verly... Tadi ada yang menelfonmu" kata Secillia yang tak tahu bahwa ada Fiezhller disana.
"Oops!! Maaf, ganngu ya" ujar secillia tak lama menarik tanganku.
"Kenapa ka? Siapa yang telfon?" Gw penasaran
"Besok kamu kamu akan bertemu dengan Aleyna? Di taman kota bukan?" Secillia menebak dengan keahlian sixth sensenya sangat tepat
"Hati-hati... Fellingku kurang baik atas sesuatu yang akan dia berikan besok kepada kamu." Ujar Secillia

Kata-kata itu membuat ku sedikit takut.., karena selama ini.. Dugaan nya selalu benar. Kira-kira hal apa yang akan terjadi besok?? Sesuatu apa yang akan diberikan Aleyna kepada Verly??

Tobecontinued..

Sunday, March 06, 2011

Present “THE MAGIC CAMERA” Character

Hem ehem… , Selamet Maleem kawan… mungkin ini yang di tunggu-tunggu pembaca juga para pemain cerita (temen” twitter gw) yang udah pada sibuk BBM’in gue “ woooii mana present character nya??? ko foto gw kaga muncul” di blog lo??” hahaha .. sampe” mas iyan mention gw di twitter “ udah selesai belum cerber nya? saya gak ngerti kamu minta foto buat apaan?” katanya pasang muka bingung (bayangan gw si gitu hehe)

oke , sebeleum kita masuk ke cerita, baiknya kita kenalan dulu sama para actor pemain filmnya. (hahaha…gagah eui…film..)

Buruuuaaan aah, Cekidot….!!!




Atoz Althaf as Althaf Austine
Tegas, Penyayang, doi sayang banget sama Verly, ramah, dan tipe orang yang menyenangkan. Profesinya sebagai photografer diawali karna sebuah hoby foto.
dalam cerita ini doi digambarkan sebagai seorang pemuda tampan, gagah, namun keras kepala, terlalu over protektif pada adik kesayangannya. Doi punya masalalu yang cukup menyakitkan bersama Aleyna. itu sebabnya dia menjadi sangat selektif dalam memilih pasangan, termasuk pacar untuk Verly.  

Risye Marliana as Verly Austine
Seorang gadis remaja pintar, cerdik alias banyak akal, namun manja, doi adalah anak terakhir dari pasangan Jorge Austine dan emelly, doi hanya memiliki satu kaka yaitu Althaf Austine. Dalam cerita ini doi yang mengawali akan adanya sebuah petualangan dengan mengajak ketiga teman-temanya hingga muncul suatu masalah yang mengharuskan Althaf menyelamatkan doi dan kawan-kawan.Doi sangat menyukai menulis dan juga ais krim.

Iyan Pratama as Refhann Labeoufe
Cuek, doi emang cuek, cuek bangeeed malah, doi paling tajir diantara yang lain, selain profesinya sebagai model doi juga sibuk mengelola berbagai bisnisnya, doi hoby karokean bahkan seminggu bisa lima kali (udah kaya kuliah aja mas, seminggu lima kali....xixi )

Silvi as Secillia Esmeralda
Cerdas, itu adalah kata pertama untuk Secillia, baik, rame secara doi humoris abiz, selalu aja buat orang ngakak kalo deket cwe satu ini. cewek tomboy ini memiliki kemampuan sixth sense, dalam cerita ini doi menggunakan keahliannya dalam membantu Althaf untuk menolong Verly dan kawan-kawannya.

Azlan Cabrera as Fiezhller Cabrera
Melankolik, kalem, cool, selalu berpenampilan rapih, sifatnya dingin dan jutek juga sensitive, suka menyendiri, misterious, kendati menjadi sahabat terdekat Althaf Austine dalam cerita ini diam-diam doi memiliki misi jahat terhadap keluarga Austine. apakah misi tersebut? hal ini masih menjadi teka-teki.

Randi Setiawan as Mike Cabrera
Periang, pintar, lucu, bintang kelas, tapi kadang menyebalkan karna sifat egoisnya yang sangat tinggi. Di sini doi selalu bersikeras mengusahakan agar Verly jadian dengan kakaknya yaitu Fiezhller Cabrera, berhasilkah segala usaha Mike??

Astrid as Reyna Linsthy
Setia, selain setia pada Adller yazh dia juga setia mendengarkan curahan hati Verly tiap kali ia di terpa masalah. Gadis berambut pirang ini memiliki Obsesi punya pacar di kampuz biar semangat, hoby shoping, dan rajin ke salon. rada cerewet si tapi doi orangnya asik.

Iyaz as Adller yazh Diamond
Gokil, tampang keren, coverboy kampuz, Pecinta wanita nomor satu, selalu sukses mendapatkan cewek yang dia mau, namun setia cintanya hanyalah untuk Reyna Linsthy seorang. Hoby banget nyanyi, dan suka jail.

Okey ..guys kita mulai petualangannya BESOK...!!!

Don't go anywhere... 





 


















Pak Edi pLis deeehh...

friday, 17 des 2010

kuliah hari ini amat menyebalkan...
pergi kuliah cukup dengan pulpen, bb dan headset.
dan benar tak ada yang menghawatirkan ...dosen hilang tanpa jejak..tugas proposal yang katanya mau di bagiin ga ada kabar sampe sekarang..,padahal gue ngarep banget coretan "A" di tugas gue, mpet deh!!! modal nekat deh gue ngadep...''pak emang proposal ga ada yang bener sesuai yang bapak mau??"...sewot dikit abis gue sebel.."iya ga ada satu pun.." anjrid...dalam hati gue penasaran.."masa si pak??" eh tu dosen nunjukin proposal yang beliau buat, rasa-rasanya sama ah ama yang gue buat.., yaudah dari sewot ampe nyolot gue ngomong..."pak saya buat sama persis kaya begini pak...!!!" karna print outnya udah dikumpulin gue coba ajak ngobrol tu dosen sambil ngasih tau proposal gue...,syukur gue punya copy-nya di bb..,"ini proposal siapa?" yahelah dia pake nanya lagi dalem hati gue...sabar buuu.."ini punya saya pak.."..."ya yang saya maksud seperti ini, oke nama kamu siapa?tanya dosen belaga kaga tau..et da yak gua mah!! "risye marliana pak"jawab gue dengan nada mulai datar..."bagus, kamu ga perlu ngulang dan lanjut ke bab 2 dan 3". ''Makasih pak..,trus proposalnya kapan dibagiin pak??" "ya nanti saya kondisikan" cape dweeehh pakk....!!!!!!!!!!
ini ni yang kadang buat gue males kuliah...
tapi gue demen ama cara tu dosen ngajar, asik...man